Tips memilih eksfoliator yang sesuai dengan jenis kulit anda

Posted on

Tips memilih eksfoliator – Eksfoliasi adalah tindakan membersihkan wajah dengan cara mengangkat sel kulit mati dan kotoran pada wajah. Ini adalah perawatan yang paling efektif dalam mengatasi kulit kusam atau kulit yang terdapat noda hitam. Eksfoliasi dibedakan menjadi Physical exfoliant dan Chemical exfoliant.

Kedua jenis exfoliant tersebut, masih memiliki jenisnya masing-masing. Meski begitu anda harus memperhatikan karakter ekfoliator yang akan anda gunakan untuk meminimalisir hal buruk yang dapat terjadi. Berikut adalah beberapa tips memilih eksfoliator yang sesuai dengan jenis kulit.

Tips memilih eksfoliator yang sesuai dengan jenis kulit

Tips memilih eksfoliator yang sesuai dengan jenis kulit

Sebelum ke tips memilih eksfoliator, kenali jenis eksfoliant berikut ini.

  • Physical Exfoliant

Exfoliant jenis ini menggunakan bahan atau alat bantu untuk melakukan eksfoliasi kulit. Cara eksfoliasi ini dilakukan dengan manual atau dengan cara digosok, yaitu dengan menggunakan sikat, spons, pumice atau cloth. Produk physical exfoliant dikenal dapat dengan tekstunya yang menyerupai pasir dan terasa kasar dikulit. Bagi anda yang memiliki jenis kulit sensitif sebaiknya jauhi cara ekfoliasi ini.

  • Chemical Exfoliant

Eksfoliasi jenis ini dilakukan dengan menggunakan bahan yang bersifat enzimatik. Enzim ini bersifat mengikis dan mempercepat regenerasi sel kulit, bisa berupa toner ataupun lotion. Biasanya enzim yang sering digunakan pada chemical exfoliant ini adalah asam sitrat pada buah sitrus, asam laktat pada susu, dan asam salisilat dari ekstrak willow bark.

Setelah mengetahui jenis eksfoliasi tersebut, lakukan eksfoliasi sesuai dengan jenis kulitmu.

Kulit berminyak

Jika anda memiliki jenis kulit berminya, anda dapat menggunakan Physical Exfoliant yaitu berupa face scrub ataun dengan menggunakan cleansing brush. Meskipun anda memiliki jenis kulit berminyak, sebaiknya anda menggunakan eksfoliator yang ringan dan jangan terlalu sering melakukannya. Karena jika melakukan terlalu sering, dapat membuat kulit menjadi kering dan akhirnya kulit merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi lebihbanyak lagi minyak untuk wajah. Selain itu kulit juga dapat mengalami iritasi atau sensitif.

Menggunakan eksfoliator fisik dapat membantu menghilangkan kotoran pada pori-pori sekaligus. Selain itu anda juga dapat mengatur kekerasan tekstur scrub yang anda gunakan dengan mengatur gosokan yang anda lakukan.

Kulit sensitif

Jenis kulit sensitif melakukan eksfoliasi sangat lah mengkhawatirkan. Sebab kulit yang berminyak saja dapat mengalami iritasi, apalagi kulit yang sensitif. Meskipun begitu, kulit sensitif tetap harus melakukan eksfoliasi jika memang anda ingin kulit yang cerah dan bersih. Kulit sensitif dapat melakukan eksfoliasi fisik dengan menggunakan bahan alami seperti oatmeal, atau menggunakan cleaser bersama waslap.

Chemical Exfoliant juga dapat dilakukan oleh kulit sensitif, caranya yaitu dengan memilih produk yang memiliki kandugan asam dari kiwi, apel, atau pepaya. Asam pada buah tersebut aman digunakan untuk kulit sensitif. Dan untuk melakukannya, kulit sensitif jangan melakukan eksfoliasi terlalu sering, Cukup seminggu atau dua minggu sekali, karena jika terlalu sering dapat menyebabkan masalah pada kulit.

Kulit kering

Kondisi kulit kering memiliki masalah dalam menyerap nutrusi yang diberikan untuk melembabkan kulitnya. Ini terjadi karena proses penyerapan terhambat oleh sel kulit mati. Dengan melakukan eksfoliasi, kulit mati akan terangkat dan pori-pori pun dapat kembali menyerap apa yang diberikan pada kulit tersebut. Pilihlah eksfoliator dengan kandungan AHA dalam bentuk lotion.

AHA dapat membuat sel kulit mati yang melekat kuat pada kulit wajah dan memiliki kandungan antioksidan yang dapat memberikan nutrisi, melembutkan dan menghidrasi kulit. Meskipun begitu, eksfoliasi tetaplah eksfoliasi yang dapat membuat kulit menjadi kering dan akan semakin kering pada jenis kulit kering. Maka untuk kulit kering cukup lakukan eksfoliasi 1 kali dalam seminggu.

Kulit berjerawat

Khusus untuk kulit berjerawat, melakukan eksfoliasi harus dengan cara lebih hati-hati dari kulit sensitif. Karena kulit jerawat adalah sebuah kondisi kulit yang sedang mengalami peradangan. Maka, jenis kulit ini sebaiknya untuk menghindari penggunaan Physical Exfoliant yang menggunakan butiran besar karena dapat melukai kulit bejerawat dan memperparah kondisi kulit.

Selain itu hindari penggunaan alat berupa spons atau semacamnya yang dapat menjadi sarang bakteri, ini dapat memperlama proses penyembuhan jerawat. Sebagai gantinya, kulit berjerawat dapat menggunakan produk yang mengandung bahan BHA, seperti salicylic acid. Karena bahan tersebut dapat mengangkat sel kulit mati, mengatur produksi sebum, dan dapat merawat jerawat serta memudarkan bekas jerawat.

Tips memilih eksfoliator untuk kulit kombinasi

*Tambahan : Untuk kulit kombinasi, anda dapat melakukan eksfoliasi menggunakan dua cara sekaligus, yaitu dengan cara yang sama seperti kulit berminyak pada Area-T yaitu pada dagu, hidung dan dahi. Sedangkan area lainnya anda dapat menggunakan cara yang sama seperti kulit kering.

Itulah pembahasan dari saya mengenai Tips memilih eksfoliator yang sesuai dengan jenis kulit, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *