Masalah kulit saat hamil yang biasa dialami calon ibu

Posted on

Masalah kulit saat hamil yang biasa dialami calon ibu – Hamil merupakan momen membahagiakan, karena seorang menantikan kehadiran sibuah hati yang masih dalam kandungan. Meskipun hal yang membahagiakan, bumil terkadang akan mengeluhkan masalah yang muncul pada wajahnya. Dengan begitu rasa percaya diri menurun.

Apasaja masalah kulit yang dapat terjadi saat hamil?

Apasaja masalah kulit yang dapat terjadi saat hamil?

Beragam masalah kulit yang dapat muncul saat hamil. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor seperti hormon, sirkulasi darah, penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh, dan berat badan. Masalah kulit tersebut yaitu seperti dibawah ini.

Bercak hitam pada wajah

Pada saat hamil, salah satu masalah kulit pada ibu hamil adalah munculnya bercak hitam pada beberapa bagian kulit, seperti, dahi, pipi, hidung, dan atas bibir. Munculnya bercak hitam ini disebabkan oleh perubahan hormon saat kehamilan yang memicu melanosit untuk memproduksi melanin. Untuk menyamarkannya, bunda dapat melakukan beberapa cara dibawah ini.

  • Gunakan tabir surya dengan SPF 15 saat keluar ruangan
  • Menggunakan topi atau payung yang bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.
  • Kurangi aktivitas luar ruangan saat siang hari.

Jerawatan

Perubahan hormon pada saat hamil juga dapat merangsang kelenjar minyak memproduksi lebih banyak sebum. Dengan begitu kulit akan berjerawat. Untuk mengurangi resiko munculnya jerawat saat hamil, lakukanlah cara berikut:

  • Bersihkan wajah duakali sehari dengan sabun wajah berbahan ringan dan tidak mengandung pewangi.
  • Gunakan pelembab dan kosmetik yang bebas minyak dan tidak bersifat menyumbat pori-pori.
  • Jika bunda ingin menggunakan obat jerawat, konsultasikan ke dokter, karena beberapa obat berbahaya bagi kandungan.

Stretch marks

Diantara semua masalah kulit yang dapat terjadi, stretchmark merupakan masalah kulit yang umum terjadi, bahkan bisa dikatakan pasti terjadi. Stretch marks dapat terjadi dikarenakan bagian tubuh yang membesar dengan elastisitas kulit yang sudah dalam batasnya. Hal tersebut membuat kulit memaksakan untuk merenggang dan akhirnya dapat menyebabkan retakan-retakan dikulit tersebut. Stretch mark biasanya dapat terjadi pada  perut, payudara, paha, dan bokong. Untuk mencegahnya lebih buruk lakukan cara berikut:

  • Oleskan minyak almond pada perut secara teratur. Cara ini juga dapat mengurangi jumlah stretch marks pada kulit
  • Lakukan olahraga ringan

Varises

Bunda saat hamil, beresiko mengalami varises karena tubuhnya sedang menyesuaikan diri untuk menyuplai darah ke janin. Varises ditandai dengan garis kebiruan yang biasanya terlihat pada tungkai dan kaki. Selain mengganggu penampilan, kondisi ini membuat bunda merasa tidak nyaman dan terkadang menimbulkan rasa sakit. Anda dapat mencegah dan mengurangi gejala yang muncul akibat varises dengan cara dibawah ini:

  • Menggunakan stoking penyokong atau stoking kompresi.
  • Rutin olahraga ringan untuk melancarkan sirkulasi darah.
  • Memenuhi kebutuhan vitamin C saat hamil, untuk menjaga elastisitas pembuluh darah.
  • Posisikan kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring, untuk engingkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
  • Menghindari kelebihan berat badan.
  • Tidak duduk atau berdiri terlalu lama.
  • Membatasi asupan garam.

Meski bermacam macam masalah kulit mengancam anda, ada juga perubahan positif disaat kamu hamil, disebut dengan pregnancy glow. Ini dapat membuat anda terlihat lebih canti disaat sedang hamil, seperti yang telah saya jelaskan pada tips untuk tampil mempesona meski sedang hamil.

Itulah informasi mengenai Masalah kulit saat hamil , semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *