Kandungan Skincare Yang Berbahaya

Posted on

Kandungan Skincare Yang Berbahaya – Saat ini begitu banyak produk perawatan kulit yang beredar di pasaran, yang membuat kita lupa tanpa memperhatikan apa saja kandungan yang terdapat di dalamnya. Sebelum membeli skincare, pastikan Anda memerhatikan kandungan, karena ada beberapa kandungan yang bisa memberikan dampak buruk bagi pemakainya. Oleh karena itu, kami akan memberikan ulasan kandungan skincare yang berbahaya bagi kulit.

Kandungan Skincare Yang Berbahaya

Kandungan Skincare Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Kulit Anda

Tidak sedikit kosmetik maupun produk skincare yang masih mempunyai bahan kimia yang berbahaya yang terkandung di dalamnya. Bahan kimia yang hanya diperbolehkan penggunaannya dalam kadar tertentu ini dapat membahayakan kesehatan kulit Anda jika dipakai dalam jangka waktu yang panjang. Berikut adalah beberapa kandungan skincare yang berbahaya bagi kulit Anda.

  • Paraben

Kandungan skincare yang berbahaya yang pertama adalah paraben. Paraben ini hampir ada di setiap produk kosmetik. Paraben bekerja sebagai pengawet untuk menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri pada kosmetik sehingga produk kosmetik bisa dipakai dalam waktu yang cukup lama. Jenis paraben ada 4 diantaranya metil paraben, butil paraben, etil paraben dan propil paraben. Kandungan kosmetik yang berbahaya seperti paraben ini dapat masuk melalui sel-sel kulit sehingga akan merembes masuk ke organ tubuh lainnya. Paraben ini bersifat racun dan dapat memicu kanker.

  • Merkuri

Biasanya merkuri terkandung pada produk skincare yang bersifat memutihkan. Jika produk skincare Anda mampu memberikan hasil kulit putih dalam waktu yang singkat, perlu dicurigai apakah produk tersebut mengandung merkuri atau tidak. Sama seperti paraben, apabila dioleskan ke permukaan kulit, merkuri akan meresap ke pembuluh darah, namun kandungan ini lebih berbahaya dari paraben. Merkuri adalah logam berat yang sangat berbahaya bagi tubuh walaupun hanya dalam konsentrasi yang sangat sedikit sekali. Merkuri dapat menyebabkan kerusakan saraf dan jaringan kulit, iritasi pada kulit, kerusakan organ tubuh lainnya seperti ginjal dan otak. Jika digunakan pada ibu hamil, maka dapat menyebabkan gangguan pada janin.
  • Triclosan

Kandungan skincare yang berbahaya selanjutnya adalah Triclosan, yang merupakan antibakteri sintetis dikategorikan pestisida sehingga memiliki resiko tinggi terhadap kulit Anda. Triclosan diklasifikasikan sebagai krolorofenol, sejenis bahan kimia yang bersifat racun dan merusak fungsi hormon. gangguan fungsi hormon dalam jangka panjang yang dapat merusak kesehatan lainnya.

  • Hydroquinone

Senyawa ini tidak terlalu dilarang karena cukup aman jika jumlah kandungannya tidak terlalu banyak, kandungan skincare yang berbahaya ini biasa ditemukan di obat jerawat, anti-aging, penghilang flek hitam, pencerah wajah. kenapa berbahaya? karena kandungan ini dapat merusak kulit dan menyebabkan fotosentivitas, yaitu alergi matahari karena kulit menjadi sangat sensitif terhadap efek sinar matahari.

  • Sodium Lauryl Sulfates

Senyawa Sodium Lauryl Sulfates sebagai pembersih yang dapat membuat kulit menjadi kering dan iritasi, Jika Anda memiliki kulit kering, alangkah baiknya hindari skincare yang mengandung bahan ini. dan sebelum membeli pastikan membaca apakah terdapat kandungan skincare yang berbahaya seperti bahan ini. Senyawa ini berbahaya karena dapat mengikis warna rambut, wajah akan tampak kusam dan lebih parahnya lagi menimbulkan alergi terhadap pemakainya.

  • Timbal

Termasuk logam berat, timbal juga bahan yang dilarang untuk digunakan pada kosmetik dan skincare. Pada usia dini, timbal bisa menyebabkan keruskan permanen pada otak dan sistem saraf. Tentunya ini dapat memengaruhi tingkah laku dan perkembangan mereka. Untuk dewasa, timbal dapat menyebabkan gangguan sistem saraf pusat, penyakit kardiovaskuler serta menurunkan fungsi ginjal. Akan tetapi, ternyata beberapa kosmetik tetap menggunakan timbal. Dan diperbolehkan asalkan tidak melebihi kadar maksimal 20 ppm (parts per milion).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *