Ciri-Ciri Kosmetik Berbahaya

Posted on

Mengetahui Ciri-Ciri Kosmetik Berbahaya – Memiliki kulit putih dan mulus merupakan idaman bagi setiap wanita. Tak jarang wanita termakan berbagai macam iklan kosmetik yang menjanjikan kulit bersih, putih, dan mulus dalam waktu singkat. Namun, tahukah kamu bahwa krim tersebut bisa saja berbahaya untuk kulitmu?

Akhie-akhir ini semakin banyak pemberitaan tentang efek samping bahaya dari kosmetik yang dialami oleh wanita, mulai dari kerusakan saraf, kulit, ginjal hingga kanker. Sebelum kamu membeli kosmetik, sebaiknya kamu melihat dulu dari BPOM yang sudah jelas apakah kosmetik tersebut berbahaya atau tidaknya.

Ciri-Ciri Kosmetik Berbahaya

Ciri-Ciri Kosmetik Berbahaya Yang Harus di Waspadai

Dibawah ini ada beberapa ciri-ciri kosmetik berbahaya yang wajib kamu ketahui, diantaranya :

  • Tidak Terdaftar Di BPOM

Ciri-ciri kosmetik berbahaya adalah tidak terdaftar dalam lembaga resmi yang bertanggung jawab akan peredaran kosmetik di suatu negara. Badan di Indonesia untuk menaungi peredaran kosmetik-kosmetik adalah BPOM. Pada kosmetik yang beredar di pasaran, BPOM akan menelitinya sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.

  • Perhatikan Zat Tambahan

Produk yang mengandung merkuri, biasanya diatambahkan zat anti alergi, anti inflamasi, anti iritasi, atau calming cream. Ini dimaksudkan untuk menyamarkan rasa gatal, panas, dan perih yang diakibatkan zat berbahaya tersebut. Bila zat- zat tambahan tersebut tidak disertakan, sudah tentu kamu akan merasakan panas, gatal, dan sakit perih luar biasa saat terkena sinar matahari.

Biasanya anti iritasi atau calming cream tersebut memiliki kandungan steroid yang berbahaya. Jika memang perlu ada anti iritasi, faktanya kosmetik yang sudah POM tidak menggunakan anti iritasi semacam itu. Dan jika memang kamu tergiur dengan komposisi herbal, kandungan herbal pasti membutuhkan proses yang lama untuk mencerahkan kulit. Produk yang benar- benar herbal tidak akan menghasilkan putih pucat dan tidak bisa mencerahkan wajah dalam waktu seminggu.

  • Tekstur Kental & Susah Meresap

Bahan kimia berbahaya cenderung sangat sulit untuk meresap ke dalam kulit. Selain itu, biasanya ini memiliki konsentrasi yang kental dan pekat, hampir menyerupai lem. Sebelum mencobanya pada wajah, cobalah untuk mengoleskannya ke tangan. Kemudian, perhatikan berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga krim tersebut meresap kedalam kulit. Kamu perlu mencurigainya jika semakin kental teksturnya dan semakin lama waktu yang dibutuhkan hingga meresap sempurna kedalam kulit.

  • Aroma Menyengat

Bahan kimia berbahaya seperti hydroquinone, mercury, dan tretinoin konsentrasi tinggi memiliki aroma yang sangat menyengat. Disamping itu, aroma ini sulit untuk dinetralisasi. Karena itu, waspadalah dengan kosmetik atau krim dengan aroma yang menyengat, baik itu aroma yang tidak enak maupun aroma yang wangi. Ini merupakan indikasi kandungan bahan kimia berbahaya yang memiliki aroma menyengat dari bahan kimianya atau yang ditutupi aroma parfum lain.

  • Terasa Panas & Perih Ketika Digunakan

Apakah kamu pernah merasakan perih dan panas saat menggunakan kosmetik? Biasanya saat menanyakan pada penjualnya, mereka menjawab bahwa itu menandakan obat sedang bekerja dan hal tersebut reaksi biasa. Namun, tahukah kamu bahwa reaksi tersebut adalah produk tersebut tidak cocok untuk kulit kamu dan bisa jadi menunjukan kandungan berbahaya didalam krim pemutih tersebut. Karena itu, hentikan penggunaan cream pemutih jika kulit kamu terasa panas, perih, merah, dan gatal.

  • Warna Yang Mencolok

Warna produk kosmetik yang mengandung merkuri biasanya putih mengkilap . Atau, bila berwarna, akan diberi warna yang pekat dan cerah. Ini dimaksudkan untuk menyamarkan kandungan berbahaya didalamnya. Entah krim siang maupun malam, warnanya akan putih atau kuning pekat. Krim akan terlihat mengkilap seperti logam atau minyak.

Umumnya, ciri-ciri kosmetik berbahaya ini menggunakan bahan pewarna tekstil, warna krim putihnya pearly yang mengkilat seperti mutiara dan warna kuningnya menggunakan cap kupu-kupu. Untuk semakin membuktikannya, kamu bisa menyentuh krim tersebut, apakah teksturnya kasar, tidak menyatu, dan lengket.

  • Jerawat Enggan Timbul

Akibat bahan kosmetik berbahaya, kulit tidak lagi mengandung protein dan melanin yang bermanfaat untuk melindungi radiasi paparan matahari. Lapisan kulit epidermis kamu telah rusak dan jerawat tidak akan timbul sama sekali. Hal ini dikarenakan kuman, bakteri, ataupun jasad renik tidak menyukai kulit yang tercemar merkuri. Bahkan serangga dan nyamuk pun enggan menghampiri.

  • Menjanjikan Kulit Putih dalam Sekejap

Kamu pasti sering mendengar produk pemutih dalam waktu singkat. Kulit menjadi putih mulus, jerawat hilang, flek hitam memudar dalam waktu singkat. Tapi, bagaimana bisa? Mungkinkah kulit beregenerasi secepat itu?

Untuk regenerasi dari sel kulit lama untuk menjadi sel kulit yang baru, kulit membutuhkan waktu sekitar 28-30 hari. Namun, dengan menggunakan krim kosmetik, kamu bisa mendapatkan dalam waktu 1-2 minggu. Jadi, bahan apa yang digunakan dalam produk pemutih dalam waktu singkat?

Jawabannya adalah mercury dan hydroquinone. Keduanya sangat berbahaya untuk tubuh manusia. Bahan ini mampu mengelupas lapisan epidermis kulit dan membuat kulit menjadi putih pucat dalam sekejap.

  • Mengandung Zat Berbahaya

Ciri-ciri kosmetik berbahaya menurut BPOM tentunya adalah mengandung zat-zat berbahaya di dalamnya. Zat-zat berbahaya tersebut bisa mengancam kerusakan kulit dan membahayakan keselamatan kamu. Apalagi jika kadar bahan berbahya tersebut telah melewati batas aman yang ditentukan.

Bahan-bahan kimia berbahaya tersebut, diantaranya hidroxinon, merkuri, pewarna tekstil, dan lainnya. Walaupun memiliki efek memutihkan kulit yang sangat singkat, bahan ini sangat berbahaya bila kamu menggunakannya dalam jangka panjang.

Nah, itulah artikel mengenai ciri-ciri kosmetik berbahaya. Semoga artikel ini menambah pengetahuan kamu dalam memilih kosmetik yang akan kamu gunakan. Terima kasih….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *