Cara Perawatan Wajah Tradisional

Posted on

Tips dan Cara Perawatan Wajah Tradisional – Tahukah kamu, bagaimana sih cara melakukan perawatan kulit wajah secara tradisional? Banyak sekali wanita yang mencari cara merawat wajah secara alami sehari-hari. Metode ini memang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan membeli produk pabrikan atau melakukan perawatan di salon. Bagi wanita karir yang sibuk bekerja, Kamu bisa melakukannya di sela-sela waktu luang. Tak perlu menyediakan waktu khusus untuk berangkat ke salon atau pergi ke toko demi membeli produk perawatan.

Apalagi kalau Kamu tinggal di kota besar seperti Jakarta yang rawan macet. Daripada buang waktu di jalanan dan malah memicu stres, lebih baik santai di rumah sambil merawat diri. Biaya yang dikeluarkan pun lebih murah karena Kamu bisa memanfaatkan bahan-bahan yang ada di lemari es. Jadi, uangnya bisa disimpan untuk keperluan lain yang lebih mendesak. Namun, cara merawat wajah secara alami bisa sedikit membingungkan bagi Kamu yang belum terbiasa. Untuk itu, sudah kami siapkan panduannya berikut ini.

Cara Perawatan Wajah Tradisional

Cara Perawatan Wajah Tradisional yang Bisa Kamu Lakukan Sehari-hari

Persiapan Sebelum Mulai Perawatan – Sebelum memulai cara perawatan wajah tradisional yang bisa kamu lakukan sehari-hari, ada baiknya Kamu melakukan hal-hal berikut ini. Sehingga, Kamu tak salah mengambil langkah dan menyesal di kemudian hari.

  • Tentukan Jenis Kulit

Tentukan dulu jenis kulit Kamu sebelum memulai perawatan. Pasalnya, masing-masing jenis kulit mungkin membutuhkan perawatan berbeda satu sama lain.  Cara merawat wajah kering misalnya, akan berbeda dengan pemilik kulit berminyak. Kalau Kamu memaksakan diri menggunakan metode yang tidak cocok, mungkin akan menimbulkan masalah baru. Secara umum, jenis kulit sendiri dibagi sebagai berikut:

  • Normal
    Kadar minyak bisa dibilang seimbang, tidak terlalu banyak tapi juga tidak terlalu sedikit.
  • Sensitif
    Kulit mudah bereaksi terhadap rangsangan luar seperti kosmetik dan cuaca.
  • Berminyak
    Wajah tampak berkilau dan basah namun bukan karena keringat. Jenis ini biasanya rentan ditumbuhi jerawat dan komedo. Pori-pori juga tampak membesar.
  • Kering
    Kulit terlihat kusam dan kadang mengelupas, juga sering terasa gatal dan kencang. Jenis ini umumnya lebih rentan terhadap tKamu penuaan seiring dengan bertambahnya usia.
  • Kombinasi
    Di beberapa bagian wajah seperti dahi, hidung, dan dagu biasanya berminyak. Namun daerah lain seperti pipi dan mata justru cenderung kering.
  • Ketahui Bahan yang Cocok & Tidak Cocok

Setelah mengetahui jenis kulit yang Kamu miliki, barulah kita bisa menentukan bahan apa saja yang kira-kira cocok atau tidak untuk dipakai. Pemilik kadar minyak normal biasanya tidak memiliki terlalu banyak keluhan dan lebih fleksibel dalam memilih. Pemilik kulit kering umumnya dianjurkan memakai bahan yang mengandung minyak alami dan mampu melembabkan. Misalnya saja minyak zaitun, minyak kelapa, minyak almond, alpukat, madu, dan lidah buaya.

Sementara itu, kulit berminyak disarankan menggunakan bahan yang dapat menyerap kelebihan minyak dan membersihkan pori. Di antaranya ada oat, tomat, mentimun, dll. Untuk yang kulitnya kombinasi bisa menyesuaikan dengan area wajah yang ingin dirawat atau memilih bahan yang netral. Sementara itu, Kamu yang sensitif perlu berhati-hati karena mungkin ada banyak bahan yang dapat memicu reaksi alergi. Kalau memang ingin mencoba cara merawat wajah secara alami, tes dulu di kulit selain wajah seperti belakang telinga atau tangan untuk memastikan tidak ada reaksi alergi yang timbul.

  • Masalah yang Ingin Ditangani

Selain mengetahui bahan apa saja yang cocok dipakai atau tidak, tentukan juga masalah yang ingin Kamu tangani. Apakah ingin menghilangkan jerawat, menyamarkan bekas jerawat, memutihkan muka, mencegah tKamu penuaan, atau masalah lainnya? Kalau ingin mencegah penuaan, Kamu dapat memilih bahan alami yang kaya antioksidan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Bahan yang mampu melembabkan juga baik untuk menjaga elastisitas kulit.

Cara menghilangkan bekas jerawat dan mencerahkan wajah hampir mirip. Biasanya fokus ke bahan yang dapat mengangkat sel kulit mati dan kaya akan vitamin C. Sementara itu, Kamu yang ingin menghilangkan jerawat sebaiknya menghindari bahan bertekstur agak kasar. Carilah yang mengandung senyawa anti inflamasi sehingga bisa membantu meredakan peradangan pada jerawat.

Cara Perawatan Wajah Tradisonal

Secara umum, tahapan yang perlu Kamu lakukan hampir mirip dengan cara perawatan wajah tradisional sehari-hari lainnya, yaitu membersihkan muka lalu diikuti dengan memakai toner dan pelembab. Selain itu, ada juga pemakaian masker dan eksfoliasi secara berkala. Langkah-langkah ini juga bisa dijadikan cara perawatan wajah pria kalau Kamu ingin mengajak suami merawat kulit bersama. Pasti akan lebih romantis dan menambah kemesraan rumah tangga.

  • Membersihkan Muka

Cara perawatan wajah tradisional dengan cara selalu membersihkan muka. Apapun jenis kulit Kamu, jangan lupa untuk membersihkan muka di pagi dan malam hari menjelang tidur. Meninggalkan residu di wajah dapat menyumbat asupan oksigen ke wajah. Akibatnya, regenerasi sel tidak bisa berjalan dengan baik. Kulit pun jadi mudah terlihat tua dan tidak segar lagi. Ditambah lagi, kalau sampai bercampur dengan minyak dan menyumbat pori, bisa menjadi penyebab jerawat.

Kalau pembersih wajah sedang habis, Kamu bisa menggunakan cara perawatan wajah tradisional yang tak kalah efektif. Misalnya dengan menggunakan bahan-bahan di bawah ini.

  • Minyak Zaitun – Minyak alami pada zaitun dapat mengangkat sisa make up dan kelebihan minyak di wajah. Di dalamnya juga terdapat senyawa anti inflamasi yang dapat membantu meredakan jerawat. Ada juga antioksidan yang mampu mencegah penuaan dini. Hanya saja, teksturnya mungkin agak kental dan berat untuk membersihkan muka berminyak. Meski ada yang cocok menggunakannya, ada pula yang mengalami iritasi dan timbul jerawat-jerawat kecil.Untuk lebih amannya, gunakan metode ini jika kulit Kamu termasuk kering atau normal. Karena, di dalamnya terdapat pelembab alami yang dapat mempertahankan hidrasi kulit. Cara memakainya:
  • Tuang minyak secukupnya ke kapas dan usapkan ke wajah dengan gerakan melingkar.
  • Biarkan selama beberapa menit, lalu bilas dengan air hangat kuku.
  • Oat – Oat mengandung senyawa saponin yang dapat menangkap kelebihan minyak pada muka. Saponin lebih lembut dibandingkan sabun sehingga cocok digunakan oleh berbagai jenis kulit, termasuk yang sensitif. Kamu dapat menggunakan oat organik maupun oat instan yang mudah didapatkan di supermarket terdekat. Cara menggunakannya:
  • Ambil 2 sendok makan (sdm) oat dan letakkan dalam mangkok. Tambahkan air hangat atau susu, aduk rata.
  • Diamkan sebentar, usapkan ke wajah dengan gerakan melingkar. Bilas hingga bersih.
  • Toner

Cara perawatan wajah tradisional dengan menggunakan toner. Penggunaan toner bermanfaat untuk mengangkat residu make up dan kotoran yang masih tertinggal di proses pembersihkan. Selain itu, toner juga dapat membantu menyeimbangkan kadar minyak dan menetralisir peradangan. Akan tetapi, penggunaannya secara berlebihan bisa meningkatkan dehidrasi. Untuk pemilik kulit kering dan sensitif, lebih baik memakainya 1 kali saja dalam sehari, yakni sebelum tidur. Sedangkan yang lainnya bisa memakainya di pagi dan malam hari.

Kamu bisa membuat toner sendiri dengan cuka apel sebagai perawatan wajah tradisional. Cuka apel dapat menetralkan pH kulit dan mencegah pori-pori tersumbat. Caranya:

  • Campurkan 1 sdm cuka apel dengan 2 sdm air ke dalam botol kecil, kocok hingga merata.
  • Tuangkan ke kapas dan oleskan ke wajah dengan gerakan melingkar.
  • Pelembab

Cara perawatan wajah tradisional dengan pelembab. Pemakaian pelembab penting agar kulit tetap terjaga kekenyalan dan keremajaannya. Tak hanya untuk kulit kering, pemilik wajah berminyak pun tetap perlu menggunakannya. Hanya saja, bahan pembuatannya mungkin perlu dibedakan.

  • Minyak Zaitun & Susu Segar
    Untuk wajah kering, kamu bisa membuat pelembab dari minyak zaitun dan susu segar. Minyak zaitun sangat baik digunakan untuk melembabkan kulit. Sedangkan kalsium di dalam susu dapat membantu mempercepat regenerasi sel. Cara membuatnya:
  • Ambil 2 – 3 sdm minyak zaitun dan masukkan ke dalam mangkuk.
  • Tuangkan susu segar secukupnya, aduk hingga merata dan mengental.
  • Masukkan ke dalam kulkas.
  • Pelembab bisa digunakan sebagai perawatan wajah secara alami sebelum tidur atau sebelum memakai make up di pagi
  • Air Mawar & Lidah Buaya
    Bagi yang wajahnya berminyak atau kombinasi, bisa menggunakan air mawar dan lidah buaya. Keduanya mampu melembabkan kulit tanpa membuatnya semakin berminyak. Air mawar juga baik untuk kulit sensitif karena ada senyawa antioksidan dan anti inflamasi di dalamnya. Bahan ini juga memiliki efek menyejukkan sehingga cocok untuk kulit yang sensitif terhadap sinar matahari. Akan tetapi, lidah buaya mungkin tidak terlalu cocok untuk sebagian kulit sensitif karena dapat menimbulkan gatal. Kalau Kamu mengalami hal ini, mungkin bisa mengganti lidah buaya dengan madu atau bahan lain yang lebih sesuai. Cara meraciknya:
  • Rebus beberapa kelopak bunga mawar dan saring airnya.
  • Kupas lidah buaya dan ambil gelnya, hancurkan.
  • Campur dengan air mawar secukupnya, aduk hingga merata dan mengental.
  • Masukkan ke dalam kulkas. Pelembab siap digunakan.

 

  • Masker

Tiga langkah di atas merupakan cara perawatan wajah tradisional yang perlu dilakukan setiap hari. Selain itu, Kamu juga bisa membuat sendiri masker dari bahan alami yang dipakai 2 – 3 kali dalam seminggu. Tips merawat wajah dengan masker buatan sendiri sebenarnya hampir sama. Yakni menyesuaikan bahan pembuatan dengan jenis dan masalah kulit masing-masing.

Kalau ingin melakukan perawatan wajah alami agar putih bersih, Kamu dapat memakai masker pemutih dari bengkoang atau beras. Bahan ini juga dapat dipakai untuk merawat wajah secara alami agar tidak kusam. Sementara itu, bahan yang bersifat melembabkan dan kaya antioksidan bagus dipakai sebagai cara merawat wajah secara alami agar awet muda. Misalnya saja buah-buahan, minyak alami, dan sayur-sayuran. Cara membuatnya rata-rata hampir sama, dengan cara dibawah ini :

  • Bahan-bahan dicampurkan dan diaduk rata hingga mengental.
  • Oleskan pada wajah dan biarkan selama 10 – 20 menit. Bilas dengan air hangat kuku.
  • Untuk beberapa bahan tunggal seperti tomat atau mentimun bisa langsung diiris tipis dan diletakkan pada wajah.
  • Eksfoliasi

Cara perawatan wajah tradisional selanjutnya adalah dengan eksfoliasi. Kalau ingin wajah Kamu bebas kusam dan terlihat muda, eksfoliasi tak boleh ketinggalan dilakukan. Langkah ini bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel baru. Hanya saja, pemilik kulit kering, sensitif, dan berjerawat sebaiknya tak terlalu sering melakukan eksfoliasi. Cukup sekali dalam seminggu saja. Sementara itu, wajah normal, berminyak, dan kombinasi bisa melakukannya hingga 2 kali dalam seminggu. Biarpun tujuannya untuk mengangkat sel mati, hindari memilih bahan yang terlalu kasar sebagai scrub. Pasalnya, jaringan parut mikro bisa terbentuk di permukaan wajah meski tidak terlihat secara kasat mata.

Kamu dapat menggunakan oat, kopi, gula, atau garam. Gula kalau dirasa terlalu kasar bisa dilembutkan terlebih dahulu. Cara membuat dan menggunakannya:

  • Campurkan bahan scrub dengan madu.
  • Tambahkan beberapa tetes minyak zaitun.
  • Aduk hingga mengental.
  • Pijatkan pada wajah dengan gerakan melingkar. Tak perlu menggosoknya dengan keras, cukup dengan pijatan halus saja.
  • Biarkan sekitar 10 – 15 menit di wajah, bilas dengan air hangat kuku.

Nah itulah tips serta cara perawatan wajah tradisional yang bisa kamu lakukan sehari-hari dirumah tanpa harus mengeluarkan biaya mahal dan tentunya tidak akan ada efek samping sedikitpun. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *