Bahaya Tanam Benang yang mempengaruhi Kesehatan dan Kecantikan

Posted on

Meskipun tanam benang membersifat sementara dalam merubah kulit menjadi tampak lebih muda, ternyata tanam benang dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan dan kecantikan. Apa sajakah itu? berikut ulasan tentang Bahaya Tanam Benang yang mempengaruhi Kesehatan dan Kecantikan.

Prosedur dan Bahaya Tanam Benang

Sebelum tanam benang dilakukan, dokter spesialis akan menyuntikkan obat bius diarea wajah yang nantinya akan dilakukan penanaman benang.

Bahaya Tanam Benang

Setelah itu dokter akan memasukkan benang khusus kebagian bawah permukaan kulit yang bertujuan untuk menghasilkan efek pengangkatan kulit dan mengencangkan jaringan lunak pada wajah. Dan benang yang digunakan adalah jenis benang yang dapat diserap kulit.

Tanam benang ini bisa dapat mempercantik tampilan wajah secara cepat tanpa harus melewati proses pembedahan dan juga mengatasi penuaan seperti kerutan dan keriput. Operasi plastik yang dianggap terlalu ekstrim dan berbahaya, maka tanam benang menjadi solusi yang dianggap lebih aman untuk dilakukan

Apakah benar begitu faktanya? berikut Bahaya Tanam Benang yang mempengaruhi Kesehatan dan Kecantikan.

Menyebabkan bekas luka

Bekas luka, Keloid atau jaringan parut menjadi salah satu dari sekian banyak komplikasu tanam benang. Biasanya, pemasangan benang ini tidak akan menyebabkan jaringan parut dan memang sudah dirancang sedemikian rupa agar bekas luka tidak tampak. Namun, pada orang yang rentan terhadap jaringan parut hipertropik, bekas luka ini bisa terjadi dalam beberapa bulan sesudah proses penanaman dilakukan.

Sensorik Modifikasi

Perubahan sensor atau mati rasa pada area penanaman benag menjadi efek samping pada beberapa pasien tanam benang dan facelift lainnya. Meski tak separah efek samping kemoterapi. Meskipun tidak terjadi pada semua orang, namun tetap ada sebagian orang yang bisa mengalami hal ini. Jika anda melakukan prosedur ini dan mati rasa ini terjadi terus menerus, konsultasikan dengan dokter untuk tindak lanjut pasca prosedur.

Benang putus

Terputusnya benang yang ditanam atau thread breakage bisa terjadi ketika seorang ahli bedah yang kurang berpengalaman melakukan prosedur penanaman benang tersebut. Kerusakanini bisa terjadi saat penanaman benang pada wajah berlangsung, menyebabkan kulit wajah menjadi tidak simetris.

Infeksi

Ahli bedah harus memastikan jika ujung dari benang sudah diselipkan ke dalam kulit sebelum prosedu tanam benang dilakukan. Karena jika benang menjorok keluar, maka ini bisa meningkatkan risiko infeksi kulit yang disebabkan bakteri. Ini bisa menimbulkan rasa sakit dan gangguan bagi pasien. Benang monofilamen ini harus dilepaskan sedangkan benang yang berduri dan cogged harus di potong, karena sangat sulit untuk dikeluarkan.

Granuloma atau Benjolan

Komplikasi berikutnya aung bisa terjadi saat melakukan metode tanam benang. Granuloma atau benjolan ini bisa terjadi saat benang ditempatkan terlalu dekat dengan permukaan kulit yang akhirnya menyebabkan pembentukan granuloma atau perkembangannya beberapa jaringan dibawah kulit yang terus meningkat.

Kerutan pada kulit

Bila anda memutuskan untuk melakukan tanam benang anda juga harus siap dengan kerutan yang menjadi efek sampingnya. Kerutan bisa saja terjadi pada saat benang yang dikencangkan tidak merata atau bahkan tidak terlalu ketat. Nantinya kulit akan menjadi keriput dan beberapa lipatan kulit akan terlihat.

Wajah terlihat Asimetri

Kecacatan bentuk wajah bisa saja terjadi karena benang yang digunakan dalam proses penanaman terputus atau dalam posisi yang tidak benar. Untuk itu, jika anda memang ingin melakukan prosedur ini anda harus tahu prosedur dan memastikan bahwa yang melakukannya adalah dokter yang ahli bedah profesional.

Memar

Seperti pembengkakan, memar menjadi salah satu hal yang umum terjadi dalam prosedur tanam benang sebab tubuh bereaksi terhadap perubahan yang terjadi secara mendadak. Memar ini akan jelas terlihat pada beberapa hari pertama sesudah operasi dilakukan dan umumnya akan paling terlihat di sekitar mata. sedangkan bagi sebagian pasien lainnya, memar baru bisa hilang dalam beberapa minggu dan untuk penyembuhan bahkan bisa mencapai waktu beberapa bulan.

Timbul rasa sakit

Rasa sakit sudah jelas akan dirasakan oleh banyak pasien. Orang bahkan mengeluhkan rasa nyeri ringan yang terjadi sesudah proses tanam benang dilakukan. Meski dokter bedah kemungkinan akan memberi resep obat pereda nyeri untuk mengatasi rasa tidak nyaman tersebut. Namun rasa sakit bisa saja bertambah parah dan harus segera ke dokter.

Menyebabkan keguguran

Wanita yang berada dalam kondisi hamil atau menyusui akan sangat berbahaya jika melakukan prosedur ini. Maka tidak disarankan untuk wanita yang sedang dalam kondisi keduanya. Karena dalam prosesnya, anastesi yang digunakan bisa berpengaruh pada janin dan akhirnya menyebabkan keguguran. Sedangkan jika dilakukan selama masa menyusui, maka bisa bepengaruh terhadap penurunan kualitas dan kuantitas ASI.

Meski dapat membuat wajah tampil cantik, anda harus mengetahui lebih dalam tentang efek samping yang dan Bahaya Tanam Benang yang mempengaruhi Kesehatan dan Kecantikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *