Bahaya Merkuri

Posted on

Bahaya Merkuri – skincareasli.com,-  Apa yang terlintas dalam pikiran anda setelah mendengar nama Merkuri?, pastinya yang terlintas dalam pikiran anda adalah efek negatif dan betapa bahayanya yang di timbulkan dari senyawa ini. Sebenarnya, apa itu merkuri? dan apa efek nya bagi kesehatan tubuh kita bila kita melakukan kontak dengan merkuri tersebut?, berikut ulasannya.

inilah bahaya merkuri bagi kesehatan

Apa Itu Merkuri?

Merkuri atau yang biasa kita kenal dengan air raksa (Hg) adalah salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam dan tersebar dalam batu-batuan, biji tambang, tanah, air dan udara sebagai senyawa anorganik dan organik.

Kadar Merkuri yg terkandung di dalam tanah, air dan udara relatif rendah. Namun aktifitas manusia bisa menimbulkan kadar Merkuri menjadi tinggi, misalnya aktivitas pertambangan yang dapat menghasilkan Merkuri sampai 10.000 ton pertahun.

Apabila kita melakukan kontak langsung dengan Merkuri tersebut akan menderita berbagai jenis penyakit yang berbahaya.

Merkuri biasanya terdapat dalam berbagai produk pemutih kulit karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin. Sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat

Bahaya Merkuri Bagi Kesehatan

Penggunaan merkuri pada kosmetika terbukti berbahaya dan dilarang di berbagai negara. Karena bahan kimia tersebut mudah diserap kulit dan masuk ke aliran darah.

Merkuri bersifat korosif pada kulit, yang berarti bila kita mengolesnya pada kulit dapat menimbulkan kulit semakin menipis. Paparan yang tinggi terhadap merkuri dapat berupa kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal.

Tidak hanya orang dewasa yg menerima akibat bahaya merkuri, bayi pun dapat dengan mudah terkena dampak bahaya merkuri. Apabila orangtuanya menggunakan produk atw sering berinteraksi dengan zat tersebut, contonya saat bayi menghisap jarinya.

Keracunan pada bayi biasa disebut infantile acrodynia. Gejala yg timbul yaitu rasa sakit serta warna merah muda pada kaki dan tangan.

Bahaya merkuri berdasarkan jenisnya

Merkuri memiliki tiga jenis yaitu merkuri elemental (Hg), merkuri inorganik, dan merkuri organik. Apa saja perbedaan dan bahaya dari ketiga jenis merkuri tersebut? berikut ulasannnya.

  • Merkuri elemental (Hg)

Uap yang terhirup akan menimbulkan keracunan. Sedangkan unsur merkuri yang tertelan tidak akan menyebabkan keracunan karena absorpsinya yang rendah. Kecuali saluran pencernaan tidak normal atau penyakit peradangan gastrointestinal

Merkuri yang masuk kedalam tubuh melalui pembuluh darah dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah paru oleh plak yang terlepas bebas.

Karena bersifat larut dalam lemak, merkuri elemental ini mudah masuk melalui sawar darah otak dan plasenta. Di otak, merkuri akan berakumulasi di korteks cerebrum (otak besar) dan cerebellum (otak kecil). Sehingga menggangu fungsi enzim dan transport sel.

Pemanasan logam merkuri menimbulkan uap merkuri oksida yang bersifat korosif pada kulit, selaput mukosa mata, mulut, dan saluran pernafasan.

  • Merkuri inorganik

Merkuri ini sering diserap melalui saluran pencernaan, paru, dan kulit. Pemaparan merkuri inorganik jangka pendek dengan kadar yang tinggi dapat menyebabkan gagal ginjal. Sedangkan pemaparan jangka panjang dengan dosis yang rendah dapat menyebabkan proteinuria, sindroma nefrotik, dan nefropati yang berhubungan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh.

  • Merkuri organik

Terutama dalam bentuk rantai pendek alkil, metil merkuri dapat menimbulkan degenerasi neuron di otak dan mengakibatkan matirasa di ujung tangan atau kaki, ataksia (pergerakan yang tidak teratur), nyeri sendi, tuli, dan penyempitan jarak pandang. Metil merkuri dapat dengan mudah masuk melalui plasenta dan berakumulasi dalam janin yang mengakibatkan kematian bayi dalam kandungan dan cerebral palsy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *